Share My Mind

Lets open our mind to learn about life story

The Power Of Woman January 15, 2010

Filed under: Cerita-cerita, Secercah Renungan — chrysanthee @ 7:46 AM
Tags: , , , , , , , , ,

Perempuan adalah makhluk terindah yang ada di bumi..

Perempuan adalah makhluk terlembut dibanding laki-laki..

Perempuan adalah makhluk paling perasa di banding laki-laki..

Oleh karena itu, perempuan adalah orang yang paling mengerti isi hati orang.. Banyak hal yang dimiliki perempuan dan tak dimiliki oleh laki-laki. Jika ada perempuan yang kuat itu wajar, jika ada perempuan yang pintar memimpin itu biasa, jika ada perempuan yang bisa memanjat itu pun biasa, tapi jika ada laki-laki yang bisa melahirkan itu baru di luar rasional, karena mengandung, melahirkan, dan menyusui itu adalah rezeki, berkah, dan fitrah sebagai seorang perempuan. Ketiga hal tersebut sangat tidak mungkin dialami seorang laki-laki, walaupun pernah ada film yang dibintangi Arnold Swazhnberger (bener nggak yah nulisnya?), tapi kekuasaan Allah sangat luar biasa yang hanya memberikan itu semua pada perempuan. Betapa istimewanya seorang perempuan kan??

Nah, saya mau cerita sebuah pengalaman tentang kekuatan seorang wanita ketika sebelum menikah dan setelah menikah (punya anak). Kemarin tepatnya tanggal 14 januari 2010 saya bertemu dengan seorang kakak kelas di sekolah dan kampus. Kebetulan beliau sudah menikah dan ketika bertemu beliau membawa putri (bayi) semata wayangnya. Kemudian kami ngobrol-ngobrol di tengah hujan deras di salah satu mesjid ternama di Bandung. Lalu saat itu sang bayi di letakkan di depan saya, tau apa yang terjadi??

I can’t do anything, speechless. Dari dulu emang nggak bisa ngajakin bayi ngobrol.. Jadi tidak tahu harus berbicara apa, cuma ” assalamu’alaykum adek cantik” terus dianya tersenyum.. Terus bingung lagi, terus bayinya ngeliatin dan senyum-senyum terpesona kali yah? hehe

Nah setelah itu, sang ummi menitipkan sang bayi pada saya karena ketika itu hanya ada saya di sana. karena beliau harus pergi ke tempat lain terlebih dahulu. Akhirnya aku menggendongnya, yah kalau masalah menggendong itu sudah biasa tapi saya tidak bisa berbicara sama bayi seperti ibu-ibu. Jadi si bayi hanya saya gendong, terus sesekali di ajak ketawa, awalnya emang dia bersuara entah berbicara apa tapi.. Lama-lama dia mulai menangis dan itu yang membuat saya sangat-sangat bingung. Saya tidak pandai membuat bayi berhenti menangis. Bingung sebingung-bingungnya. Akhirnya saya menggendongnya sambil berdiri, alhamdulillah dia berhenti menangis dan tersenyum padaku. Hooo.. “aku mengerti dia kesal kali yah didiemin dan cuma duduk doang” pikirku dalam hati.

Dan setelah itu dia berbicara.. “Hau hau hhhhhh” bingung bahasa apa itu.. Subhanalllah hari ini, dapat pelajaran baru.. Pelajaran yang saya dapatkan yaitu :

  1. Jadi seorang ibu itu susah, maka cintailah ibumu, buatkanlah Rumah di surga dan berilah ia Mahkota Cahaya
  2. Membuat bayi tersenyum dari tangis itu susah, maka jangan pernah membuat ibumu menangis
  3. Mengerti kemauan bayi itu butuh perjuangan dan kebiasaan, maka mengertilah tentang kondisi  ibumu
  4. Menggendong bayi itu berat dan melelahkan, maka bahagiakanlah ibumu dan jangan memberikan beban berat padanya atas semua tingkah polah kita
  5. Menghadapi bayi itu harus selalu ceria dan tersenyum, maka selalu lah bermuka ceria di depan ibumu dan buatlah ia tersenyum

Mungkin masih banyak pelajaran yang saya ambil tapi tidak bisa dituliskan disini. Hal yang paling membuat saya tergugah adalah bisakah saya menjadi ibu yang baik bagi putra-putri saya kelak?? Seorang ibu yang selalu ada saat buah hati sakit dan menangis, seorang ibu yang selalu melindungi dan berwajah ceria didepan buah hatinya, seorang ibu yang selalu menentramkan hati buah hatinya dengan lantunan Al-qur’an atau dengan shirah-shirah Rasul dan sahabat dikala buah hati akan tidur, dan banyak lagi hal lain yang menjadi pertanyaan dalam hati saya kini..

Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak memperoleh pelayanan dan persahabatanku?” Nabi Saw menjawab, “ibumu…ibumu…ibumu, kemudian ayahmu dan kemudian yang lebih dekat kepadamu dan yang lebih dekat kepadamu.” (Mutafaq’alaih).

Nah, betapa istimewanya perempuan kan?? Nah, semoga sebelum menikah dan setelah menikah bisa menjadi seorang ibu yang baik. Ketika sebelum menikah kita bisa menjadi ibu bagi adik kita atau keponakan ataupun anak kecil di sekitar kita. setelah menikah jadi ibu untuk anak-anak kita. ^^

Let’s to Great Mother..

 

Environmental Engineering (2) January 12, 2010

Prodi Teknik Lingkungan merupakan salah satu program studi yang ada di Institut Terbaik Bangsa di bawah fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL). Program studi FTSL terdiri dari tiga program studi yaitu Sipil, TL, dan Kelautan. Studi dari ketiga prodi tersebut merupakan satu rumpun pembangun namun berbeda dalam fokus studi. Tapi saya hanya akan membahas Teknik Lingkungan karena sekarang saya sedang menekuni jurusan ini. Seperti yang kita ketahui Lingkungan menjadi salah satu isu global saat ini. Tentunya TL juga menjadi penting dalam keberlanjutan kehidupan manusia. Kenapa harus TL :

  1. Manusia tidak bisa hidup tanpa air.
  2. Manusia tidak akan sehat jika limbah begitu saja di buang ke lingkungan.
  3. Mungkin sumur-sumur atau sumber mata air akan tercemar jika setiap warga tidak memiliki septic tank.
  4. Industri makanan dan minuman tidak terjamin kualitas makanan dan kehigienisannya.
  5. Sampah makin lama makin menumpuk jika tidak tereduksi dan didaur ulang.
  6. Bila musim hujan akan selalu banjir jika tidak ada drainase yang baik.
  7. Bumi akan  kekurangan oksigen jika polusi mobil terus-terusan di emisikan.
  8. Bumi akan panas jika gas rumah kaca kian lama menumpuk dan merusak lapisan ozon di atmosfer.
  9. Dan lain-lain.

Gimana? Begitu luar biasa kan jika kita belajar di Teknik Lingkungan?? Maukah kalian menjadi “eco heroes”.. Eco School For Eco Heroes.. Lalu belajar apa aja di Teknik Lingkungan ITB :

Kalian bakal belajar yang namanya Surveying dan Pemetaan. Sebenarnya ini mata kuliah teknik Geodesi tapi salah satu mata kuliah wajib TL. Disini kalian belajar menghitung sudut, panjang jalan, kontur dan topografi, belajar mengukur ketinggian tempat, belajar untuk menggunakan alat-alat yang suka dipakai anak Geodesi. Tidak terlalu banyak teori, tapi banyak hitungan. Belajar menghitung selalu.. Tapi sangat menyenangkan karena praktikum lapangannya sangat santai bisa dilakukan kapan aja yang penting sebelum deadline, hoho. Kadang ngukur-ngukur jalan seharian sambil ujan-ujanan di kampus. Ngeliatin angka-angka kecil dari jarak belasan meter sampe mata jereng. Tapi sangat menyenangkan, pokonya temukan sensasinya..

Mata kuliah selanjutnya pengetahuan struktur yang merupakan mata kuliah wajib dari sipil. Nah disini kita belajar menghitung ketahanan dan struktur bangunan, bisa menghitung rancangan rangka bangunan, belajar teori juga belajar menghitung (rangka menara pisa kuat atau nggak, hehe).. Mata kuliah ini zaman saya (2007) ada asistensi, belajar menghitung gaya dalam, rangka,dan lain-lain dari suatu bentuk rangka bangunan, biasa deadline tiap minggu. Soalnya sih maksimal 5 soal, tapi Cuma 3 soal pun bisa mengerjakan ampe 10 lembar HVS, kebayangkan kalo 5 soal kaya gimana?? Tapi ketika angkatan 2008 sepertinya tidak ada asistensi, nah pasti mereka tidak dapat merasakan sensasi ngerjain Pengstruk berhari-hari ampe begadang deh.. tapi senang karena terlatih dan mudah memahami dibanding kuliahnya sendiri. Mau mencoba??

Nah, lanjut ke mata kuliah Mekanika Fluida. Mata kuliah ini mungkin tidak hanya dipelajari di TL, di tempat lain juga dipelajari. Tapi mungkin sedikit berbeda, di TL kita belajar tentang aliran air di saluran pipa, sungai, ngitung-ngitung kecepatan ama diameter pipa, dan lain-lain. Belajar menggunakan alat-alat semacam bendungan, pelimpah, ambang, dan segala yang berhubungan dengan penyaluran air dan limbah, udara, irigasi, saluran drainase dan lainnya. Mekflu ini ada praktikumnya, sem3 laporan masih bisa diketik dan berkelompok, nah sem4 laporan ditulis tangan dan kerjain sendiri-sendiri.

Statistik Lingkungan, atau dikenal dengan statling disini kita belajar ngitung-ngitung stastitik suatu data percobaan atau eksperimen. Ada yang namanya anova, anava, data diterima atau ditolak, seumur belajar statling pasti selalu bawa kalkulator.

Gambar teknik, ini mata kuliah paling menyenangkan sedikit teori tapi banyak menggambar. Tapi bukan menggambar gunung, sungai, pohon, lautan, disini kita tidak melihat keindahan yang dilihat adalah detail data dan ukuran. Tapi tetep harus rapi. Pengalamannya ada di postingan saya sebelumnya. Silahkan membaca.

Matematika Rekayasa, belajar ngitung dan merekayasa suatu data sehingga bisa dibuat rencana-rencana eksperimen. Belajar pake program juga selain ngitung-ngitung manual pake kalkulator.

Kesehatan lingkungan ini kita belajar tentang lingkungan dan hal-hal yang bisa membuatnya tidak sehat. Kuliahnya paling menyenangkan karena hanya teori dan hafalan. Terus yang dipelajari adalah kasus yang terjadi di lingkungan sekitar juga jadi pasti mudah mengerti dan Insya Allah bisa diimplementasikan.

Mekanika tanah, ini mata kuliah wajib dari sipil juga. Disini kita belajar keelastisan,ketahanan tanah. Menghitung gaya-gaya. Mengetahui kualitas suatu butiran tanah dan hal lain yang berhubungan dengan tanah. Sedikit teori tapi hitungannya banyak. Cuma beda sama kuliah mektannya anak sipil. TL hanya mempelajari hal-hal muka nya saja, kalau sipil benar-benar detail.

Kimia Lingkungan.. Salah satu mata kuliah horor… karena pas UTS nggak bisa ngerjain, tapi Alhamdulillah pas UAS bisa mengerjakan karena open note akhirnya dapet A. Disini kita belajar tentang hal-hal yang berbau dengan kimia yang ada di alam. Contohnya pH, logam, kimia air, tanah, udara, dan lain-lain.

Mikrobiologi lingkungan… Hwaaaaa mata kuliah horor juga karena dosennya Luar Biasa.. Hehe. Disini walaupun banyak teori tapi langsung dipraktikan lewat praktikum, mirip-mirip anak mikrobilogi lah. Kita mengembangbiakan e-coli, serratia merchantia, pseudomonas, clostridium sp, dan sebangsanya. Di mikling ini juga kita mengetahui kualitas jenis-jenis makanan dan minuman di sekitar kita. Seberapa banyakkah bakteri yang terdapat di susu murni, seberapa baguskah jenis saus (ada pengawet atau tidak). Kita juga bisa menghitung dan mengetahui jenis bakteri yang menempel di tubuh kita. Pokonya menyenangkan walaupun pernah keracunan e-coli terus kena diare.. hiks-hiks.. lhooo

Hidrologi, ini nih kita ngitung-ngitung kemungkinan limpasan air pas banjir, belajar seberapa banyak air yang menguap, pokoknya belajar siklus hidrologi tapi ada hitungan-hitungannya juga. Contohnya menghitung curah hujan maksimum dan hal lainnya yang berhubungan dengan air.

Epidemiologi Lingkungan. Dari namanya epidemi tentunya kita belajar penyakit-penyakit dan dampak yang ditimbulkan jika mewabah. Disini kita di beri proyek mengenai persebaran penyakit di suatu daerah dan berusaha untuk memecahkan masalah tersebut dengan mengaitkannya dengan kondisi lingkungan. Mata kuliah ini hanya dua SKS tapi, proyeknya membutuhkan effort yang luar biasa mulai dari survey tempat hingga mewawancarai warga sekitar mulai dari RT, RW, puskemas terdekat, dan masyarakat. Muter-muter satu kecamatan dan memotret kondisi penting yang berkaitan dengan penyakit tersebut berasal. Tapi sebagai seorang mahasiswa mungkin terjun ke lapangan langsung dan mengetahui langsung kondisi nyata akan sangat membantu memahami mata kuliah yang bersangkutan. Pengalaman berharga, muter-muterin kecamatan Sumur Bandung sampai hampir keserempet kereta api…

Selain mata kuliah diatas kita juga bakalan dapet mata kuliah laboratorium Lingkungan, pokonya selain dapet masukan secara teori dari dosen sisanya kita praktikum menghabiskan seperenam hari di lab, bahkan kadang sampai satu minggu baru praktikum selesai, disini bener-bener belajar yang berhubungan dengan TL initinya kaya jantungnya TL. Mengetahui konsep-konsep TL, praktikum yang berkaitan dengan dunia TL sesungguhnya. Contohnya praktikum BOD,COD, analisis detergen dan logam, mengetahui kualitas air mengandung limbah atau nggak. Pokonya menyenangkan praktikumnya, tapi bikin laporannya nggak menyenangkan karena harus di tulis tangan yang boleh pake komputer cuma cover doang.. benar-benar perjuangan.. Kita juga belajar Pengelolaan Sampah, dalam mata kuliah ini hampir satu semester kita mengerjakan dua proyek besar berkelompok, pertama mengetahui kuantitas timbulan sampah dan daya reduksinya di setiap tempat dan proyek kedua yaitu mencari jalur jenis-jenis sampah mulai dari rumah penduduk hingga ke TPA dan melihat potensi daur ulang setiap jenis sampah. Nah dua proyek ini benar-benar menyita perhatian karena selain harus jalan-jalan mencari jalur sampah juga harus rela berkorban tenaga dan materi yang harus pergi dari ujung utara ke selatan Bandung. Tapi menyenangkan ke tempat-tempat menakjubkan seperti TPA Bantar Gebang dan Sumur Batu Bekasi (yah itung-itung pariwisata gratis dapet makan pula banyaaaakkk banget, tapi hanya baru bisa dimakan pas pulang ke rumah, ga nafsu..) Selanjutnya ada mata kuliah Teknik Penyediaan Air Minum, ini bener kaya petugas PDAM mulai dari transmisi air baku hingga distribusi air bersih ke pelanggan. Mata kuliah ini juga ada hubungannya dengan meknika fluida. Tapi kita jadi tahu apa yang dikerjain PDAM.. Nah ada tugas asistensinya juga yaitu bikin jurnal Sistem Penyediaan Air Minum. Mulai dari estimasi jumlah penduduk suatu kota, estimasi tahap pelayanan dan persentase pelayanan setiap tahap sesuai dengan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. kemudian membuat rancangan sistem transmisi mulai dari mencari jalur transmisi yang tepat dari sumber mata air hingga ke reservoir pengolahan. Lalu pendistribusian air terolah kepada penduduk dengan berbagai macam sistem distribusi. Benar-benar belajar  banyak, sampai harus bergadang bersama sekelompok mengerjakan gambar distribusi dan transmisi air.. Yah itung-itung lebih merekatkan hubungan teman satu-sama lain.. hehe karena belajar bareng terus..

Di TL ada mata kuliah pilihan yaitu sanitasi makanan-minuman udah kaya kuliah ibu-ibu karena bisa saja dalam satu semester perkuliahan hanya ada 1 orang mahasiswa dan 30 lainnya mahasiswi atau bahkan satu kelas hanya mahasiswi saja.. hehehe. Disini saya belajar banyak banget mengenai sanitasi penyediaan makanan  dan tahun ini kita sempat mengadakan kuliah lapangan ke Rumah Makan Brebes, Peternakan Sapi, Pabrik Tahu, dan Kebun Starwberry.. Ini beneran jalan-jalan lho.. hehe

Pokonya masih banyak hal lain yang menarik di TL, seperti yang disebutkan di postingan sebelumnya TL itu kebanyakan para cewek-cewek yang masuk TL, padahal dunia kerjanya cowok abis deh.. Nah Insya Allah semester ini saya mau Kerja Praktek, ada yang nawarin di Pertamina.. kebayang nggak sih lho kerja di Perminyakan gimana????

Yuk masuk TL yok !!

 

Bahagia January 8, 2010

Filed under: Belajar Menulis, Cerita-cerita, Secercah Renungan — chrysanthee @ 5:21 AM
Tags: , , , ,

Pernah denger atau baca ayat di bawah ini?

Artinya : “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa,” (QS. Al Hajj : 40)

Pernah membuktikannya?? Nah, saya ingin berbagi tentang pengalaman menakjubkan terkait dengan selintas makna ayat diatas. Pada tanggal 4 januari 2010, saya harus mengikuti sebuah ujian di program studi yang saya tekuni saat ini. Mata kuliahnya mata kuliah yang tidak belajar pun mungkin bisa dikerjakan tapi walaupun begitu tetap saja jika konsepnya tidak kita pahami, maka karangan untuk mengerjakan pun tetap tidak optimal.. Nama mata kuliah tersebut adalah Sanitasi Makanan dan Minuman.

Flashback 1 minggu sebelum ujian dulu yha..

Di kampus dimana saya bernaung ini, saya mengikuti sebuah Organisasi keislaman sebut saja Keluarga Mahasiswa Islam. Akhir tahun ini organisasi tersebut memang telah berganti kepengurusan yang kini Top Management dipegang oleh angkatan 2007 termasuk saya di dalamnya. Selama satu minggu setelah pengumuman kepala G1 terpilih, alhasil saya yang notabene diminta untuk membuat konsep Kaderisasi dan pembinaan kader mulai mencari ide dan data terkait konsep yang akan dijalankan selama kepengurusan G2010. Mungkin terlihat mudah, tapi pelaksanaannya lumayan sulit untuk memikirkan sebuah pembinaan dan pengontrolannya. Selama satu minggu ini pula saya harus menyelesaikan amanah akademik untuk memperbaiki diktat kuliah dosen. Terbayang benar-benar menguras perhatian, bukan? Belum lagi saya harus menjalankan amanah di luar kampus. Semua amanah yang saya pegang sekarang berada di tataran konsep sehingga saat saya memegang dua amanah sekaligus dalam satu waktu sungguh luar biasa.

Alhasil selama satu minggu tersebut saya benar-benar fokus untuk menjalankan amanah kampus, sekolah mengurus mentoring adik-adik, dan rumah. Sampai hari terakhir sebelum tanggal 4 pun saya masih belum belajar untuk ujian mata kuliah tersebut. Hingga malamnya saya harus mengetik dan membuat draft konsep yang telah dibuat.

Ada rasa sedih memang, berbagai kekhawatiran ‘ duh, saya belum belajar, belum buka buku sama sekali’ bahkan laporan kulap pun masih belum saya rapihkan. Saat itu saya hanya bisa menarik nafas dan berdoa semoga Allah senantiasa memudahkan segala urusan saya. Hingga akhirnya saat larut malam baru bisa membuka buku, tapi ujian itu datang kembali, tiba-tiba listrik di rumah mati hingga sekitar dua jam. Akhirnya karena sangat lelah dengan aktivitas siangnya saya pun  bermaksud untuk tidur sejenak selepas tilawah dan bertekad untuk bangun saat dini hari. Namun, karena memang kondisi tubuh yang tidak fit, saya terbangun saat beberapa menit sebelum adzan subuh.

Ketika bangun, rasanya ini hanya mimpi. Tapi ini nyata. Dan saya hanya bisa menangis.. Benar-benar belum baca buku dan laporan-laporan pun belum selesai. Tapi setelah salat shubuh dan tilawah beberapa lembar, saya mulai membuka buku. Membaca pun hanya skimming bagian-bagian penting dari setiap bab. Namun, entah mengapa saya benar-benar mempelajari bagian terakhir dari bab yang diujikan dan perbaikan diktat yang belum sempat saya selesaikan. Itu pun tidak bisa dikatakan belajar karena hanya membaca dalam waktu setengah jam. Setelah itu langsung bersiap-siap untuk ujian pukul 7. Saya benar-benar memasrahkan semua ini hanya pada Allah. Mungkin bisa saja saya mengeluh karena amanah yang saya pegang sedang sibuk-sibuknya sehingga saya tidak bisa belajar seperti teman-teman saya yang lainnya. Tapi saya hanya bisa bersyukur atas nikmat beramanah dan masih bisa kuliah. Jadi saat itu saya benar-benar pasrah sepasrah-pasrahnya.

Tanggal 4 Januari 2o1o

Akhirnya sesampaiku di kampus, aku bertemu dengan teamn-teman kuliahku. Banyak sekali yang bertanya ini gimana itu gimana, belajar ini nggak, ngafalin itu nggak.. Dengan tersenyum aku berkata ‘aku nggak belajar samapi ngafalin cuma membaca sekilas aja’ dan tanggapan mereka ‘ ah, kamu kan udah pinter ‘ dan aku jawa ‘alhamdulillah’. Padahal sesungguhnya aku memang tidak belajar sampai menghafal.

Akhirnya jam tujuh pun tiba, dan kami sudah bersiap dengan otak masing-masing. hatiku saat itu bisa dipastikan sangat galau dan resah. Berbagai pikiran buruk berkecamuk ‘ gimana kalo saya nggak bisa ngerjain?” dan pikiran lainnya.

Soal sudah dibagikan. Lalu saya membuak soalnya, dan benar-benar terkejut. Subhanallah. Soal yang keluar hanya tiga dan itu pun bab yang saya pelajari yaitu tentang ISO 22000 , HACCP, dan peralatan sanitasi industri makanan, hotel,dan jasa boga yang lain . Subhanallah benar-benar luar biasa.. Saat mengerjakan benar-benar lancar.. Tak henti-henti saya berucap syukur atas nikmat ini..

Setelah selesai ujian tersebut, banyak teamn saya yang mengeluh karena mereka sudah menghafal hampir semua bab namun hanya 2 bab yang keluar dan itu pun studi kasus… Dalam  saya hanya tersenyum menanggapi perkataan teman saya. Kemudian saya teringat ayat Al-qur’an diatas, memang saat kita menolong agama Allah dalam hal ini amanah untuk berdakwah memperbaiki kondisi dan membina ummat maka Allah akan menolong kita, insya Allah datang dengan tidak kita duga.

Alhamdulillah Allah benar-benar menolong saya.. Dan cukup Allah sebagai penolong dan tempat kita bergantung.. Sesungguhnya amanah itu jangan dijadikan sebagai beban, tapi jadikanlah sebagai jalan meniti menuju Jannah-Nya.. Sebagai ujian agar kita bisa lolos untuk bertemu sang Kekasih hati.. Jangan pernah mengeluh dan mundur, ikhlaslah dan istiqomahlah dalam mengemban amanah dakwah ini..

Tidak ada jihad, syahid dan surga kecuali jika tujuannya agar kalimat Allah tinggi dan menjadikan syariat dan manhaj-Nya menguasai hati, akhlak, prilaku, kondisi, perundang-undangan dan aturan-aturan mereka.

 

Siapa Dia?? December 30, 2009

Filed under: Belajar Menulis, Secercah Renungan — chrysanthee @ 3:26 AM

Aku bukan aku yang dulu lagi..

Semua berubah seiring berjalannya waktu..

Namun, ada satu hal yang begitu mempesona diriku ini..

Dia begitu lembut merayu dan memanja..

Bagai desiran angin pantai yang tak pernah dirasakan anak pegunungan..

Dia begitu menarik hati dengan segala kata-kata nya yang membuai kalbu..

Bagai mawar yang menarik kumbang..

Dia begitu elok nan menawan seakan semua orang tersihir olehnya..

Banyak orang bertekuk lutut menjadi hambanya..

Namun bukan hamba yang hina, melainkan hamba yang sangat beruntung..

Ketika aku bertemu dengannya, hidupku berubah menjadi seperti ini..

Menurut orang aku layak berbangga bertemu dengannya..

Karena tidak setiap orang bisa bertemu dengannya dan menjalin hubungan kasih dengannya..

Hemmm.. Selangkah kebanggaan telah kuraih..

Akan tetapi, hubungan yang kita jalin sering tidak berjalan mulus..

Banyak duri, ular, harimau, bahkan tanaman beracun..

Namun, itulah indahnya menjalin kasih dengannya..

Sungguh berat untuk senantiasa menjaganya dalam hidupku..

Namun, tak jarang dia lepas begitu saja dari hidup ini..

Dan aku pun tergopoh-gopoh menemuinya kembali..

kini aku harus berjuang mempertahankannya agar selalu berada dalam hidupku

agar tak ada satupun yang mencungkilnya dari dalam kalbu

agar aku senantiasa bisa berjalan lurus menuju istanaku

dan agar aku dipertemukan dengan ayah ibuku disana

dipertemukan dengan saudara-saudara tersayang

Lalu, siapakah dia?

 

Jalan-jalan ke peternakan sapi perah.. Cikole.. December 21, 2009

Filed under: Cerita-cerita, Lingkungan — chrysanthee @ 6:52 AM
Tags: , , , , ,

Once upon in Desember..

Horrayyy.. Hari itu kulap alias piknik “Nyanmak”.. Hari itu Sabtu 12 Desember 2009. My friends, my lecturer, and I went to Lembang. Mau tau kemana aja? Pertama kita jalan-jalan pagi ke kebun Strawberry, terus ke Tahu Lembang (Mantap.. Kenyang .. Tahunya enak pisan), lanjut ke Rumah makan Brebes (alhamdulillah makan dulu baru liat dapurnya.. kalo nggak yakin nggak akan ….  deh .. ups), selanjutnya ke peternakan sapi perah di Cikole.. Pokonya ini kulap perbaikan gizi, setelah kemaren menguras keringat ke TPA di Bekasi..

perjalanan terakhir di piknikulap ini adalah kunjungan ke Balai Perbibitan Pengembangan Ternak (BPPT Cikole Lembang). Tau nggak sih, Balai ini merupakan balai percontohan sapi ideal yang ada di Jawa Barat. BPPT ini berdiri pada tahu 1952 dengan nama ‘Taman Ternak’. Pada tahun tersebut selain sapi perah balai ini pun mengelola domba dan ayam pelung (harganya bisa jutaan lho kalo dijual di luar negeri kala itu). Terus namanya berubah lagi menjadi BPT HMT (Balai Pengembangan Ternak, HMT nya apa yah.. lupa)..

Kemudian pada tahun 1998-2002, berubah menjadi BPPT dan mengadakan hubungan kerja sama dengan Jepang. Bentuk kerja samanya ini berupa penerapan teknologi bagaimana mengelola ternak secara lingkungan. dalam pengelolaannya terbagi menjadi empat manajemen, yaitu :

  1. Manajemen Peneglolaan Pakan Ternak (Feeding)
  2. Manajemen Pemerahan Ambing Sapi
  3. Manajemen Reproduksi Sapi
  4. Manajemen Produksi Hijau

Manjemen Pengelolaan Pakan Ternak

Manajemen ini terdiri dari pemberian pakan ternak dan tata laksananya. Makanan yang diberikan harus teratur dan continue. Rumput yang diberi harus 10% dari berat badannya setiap harinya. Apabila hal ini tidak dilakukan, maka kita akan kehilangan kandungan air susu sebanyak 30%. Subhanallah.. Selain itu pula, perawatan sapi pun harus diperhatikan. Mulai dari perawatan kuku, (biasanya kuku dipotong), pada bagian telinga sapi di tempel nomor seri atau kadang sapi di beri nama sesuai perawatnya. Kemudian tanduknya dihilangkan. Biasanya kebanyakan sapi mati dikarenakan kesalahan dalam pemeliharaan.

Manajemen Pemerahan dari Ambing Sapi

Ketika proses pemerahan sapi beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu  sanitasi kandang sapi. Hal ini dikarenakan banyaknya mikroorganisme yang berada di sekitar kandnag sapi. Saat akan diperah, ambing  sapi harus dibersihkan dengan air hangat. Biasanya juga dimandikan terlebih dahulu dua jam sebelum diperah. Pemerahan tidak boleh lebih dari tujuh menit. Apabila lebih dari tujuh menit sapi akan merasakan sakit, karena hormon oksitosin akan di turunkan secara berlebihan. Ketika sebelum memerah bagian ambing sapi pun di beri desinfektan agar terhindar dari mikroorganisme yang terdapat di sekitar ambing. Apabila sapi diperah dengan cara-cara yang baik akan dihasilkan susu 60L/hari/ekor. Di BPPT ini cara pemerahan sudah tidak menggunakan teknik konvensional dengan tangan tapi sudah menggunakan teknologi canggih diperah dengan alat dan dimasukkan ke dalam tangki.

Manajemen Reproduksi

Di BPPT ini, sapi bereproduksi dengan inseminasi buatan. Sapi bisa menghasilkan susu jika telah berusia 2 tahun 2 bulan dan dia sudah pernah melahirkan. Puncak produksi susu terjadi ketika sapi tersebut telah memiliki 3 atau 4  anak. Ketika kehamilan ke 5 atau 6, produksi susu mulai menurun. Biasanya apabila telah melahirkan sebanyak 7 kali, sapi tersebut menjadi sapi potong.

Nah, mau tahu gimana sapi yang harus segera diinseminasi???

  • lubang V sapi akan memerah dan mengeluarkan lendir bening.
  • biasanya sapi akan terlihat resah dan gelisah

Apabila kedua hal ini sudah mulai nampak maka harus langsung dikawinkan dengan cara menginjeksikan sperma jantan melalui lubang anus dan V hingga mencapai lubang serviks (mulut rahim)  oleh manusia. Oleh karena itu, sapi-sapi di kandang Dara selalu dipantau selama 24 jam oleh petugas.

Manajemen Produksi Hijau

Makanan pokok sapi yaitu rumput segar. Namun, biasanya di beri makanan tambahan yang dinamakan silase. Silase terbuat dari rumput dan serat kasar  yang diolah secara anaerobik di dalam tangki silase selama satu bulan. Silase ini kuat hingga jangka waktu empat tahun dan dapat menaikkan kadar protein susu sapi tersebut.

Jumlah sapi betina yang terdapat di BPPT ini mencapai 200 ekor yang bervariasi bergantung usia. Selain itu terdapat beberapa kandang, diantaranya kandang melahirkan, kandang Dara, kandang pertumbuhan, dan kandang laktasi. Di kandang melahirkan hanya terdapat sapi-sapi yang akan melahirkan kira-kira mencapai usia 7 bulan kehamilan hingga melahirkan. Kandang dara merupakan tempat sapi-sapi betina yang belum pernah bunting namun sudah menginjak waktu-waktu rawan kehamilan. Kandang laktasi adalah kandang tempat pemerahan. Di BPPT ini terdapat dua kandang laktasi dengan metode pemerahan konvesional dan canggih. Teknologi konvensional, susu yang telah diperah langsung dimasukkan ke dalam tangki sedangkan teknologi canggih, susu saat di perah langsung di alirkan ke dalam pipa dan masuk ke cooling room dan siap diolah. Tentunya perbedaannya adalah kehigienisan susu tersebut dari mikroorganisme.

Sapi merupakan hewan yang bermanfaat dari segala bentuk tubuhnya. Mulai dari tanduk (mungkin dijadikan hiasan), kulit (dijadikan bedug, selimut,tas,sepatu dll), susu (tentu saja diminum), daging(pasti dimakan), jeroannya (ada yang dibuang ada yang disate, bergantung orang), kotorannya (dijadiin biogas), air kencingnya( di BPPT dijual ke penadah dan dijadikan pupuk cair) .. wah subhanallah bukan? Bermanfaat dari segala sisi. Bagaimana kalau manusia???

Total susu yang dihasilkan oleh BPPT ini sekitar 1000-1200 L/hari. Kemudian diolah secara pasteurisasi dan dikemas namun ada juga yang dijual susu murni segar. Menurut penelitian Jepang susu Pasteurisasi Cikole ini setara dengan kualitas susu no 2 di Hokaido Jepang. Proud to be Indonesia. BPPT ini pula sudah tersertifikasi HACCP, jadi hem aman lah. Apabila pemeliharaannya terjaga dan cara kita mengolah susu.

 

Carrot, Egg, or Coffee?? December 11, 2009

Filed under: Cerita-cerita, Secercah Renungan — chrysanthee @ 8:12 AM

Tak terasa akhirnya masa perkuliahan semester 5 ini berakhir.. Semakin lama semakin tua.. Anyway, bumi masih berputar dan panggung sandiwara ini masih harus terus diisi dengan sajian-sajian yang menyegarkan.. Pagi itu Rabu 09 Desember 2009, saat mata kuliah Pengelolaan Sampah, Dosenku memberikan sebuah cerita yang menginspirasi, mungkin kita pernah mendengarnya namun, entah kenapa feel yang didapat sangat mendalam.. Mau tahu kisahnya?? Let’s read it..

Ingin jadi apakah Anda setelah Anda keluar menjadi seorang Engineer dari Institut ternama Bangsa??

Apa yang Anda pilih, wortel, telur ataukah kopi??

Yah, Anda berhak memilih apapun yang Anda sukai karena itu adalah hak Anda..

Lalu bagaimana idealnya seseorang bersikap? Yuk kita masak bareng-bareng.. lhoooo..

Kita memiliki tiga buah panci yang kemudian diisi dengan air. Masukkan ke dalam panci tersebut masing-masing kopi, wortel, dan telur. Lalu ketiga panci tersebut Anda panaskan kurang lebih 15 menit. Nah, apa yang akan terjadi setelah 15 menit???

Saya tahu.. saya tahu jawabannya,, buu..

Kalo telor.. jadi keras, kalo wortel jadi lembek, nah kalo kopi jadi nyatu ama air jadi warnanya coklat..

Wah anak pintar…

Iya, begitulah kondisi ketiga benda tersebut setelah dipanaskan..

Wortel.. Ketika kita memanaskannya sekitar 15 menit maka wortel tersebut akan lembek. Ini sama dengan Orang yang mungkin saat memasuki suatu kondisi atau daerha baru memiliki semangat yang keras dan tidak mudah putus asa. Namun seiring berjalannya waktu lama-lama dia akan menjadi lembek, lemah, dan tidak bergairah. Jika dikaitkan dengan kita sebagai mahasiswa, semangat yang menggebu diawal akan sirna ketika kita tidka mampu menyesuaikan irama kehidupan di sana dan akhirnya kita menjadi lemah dan mudah putus asa..

Telur.. ibarat orang yang pada awalnya sangat berhati lembut dan ramah namun seiring kerasnya kehidupan yang menaunginya ia menjadi keras, kaku, dan arogan. Mau seperti telur?? Menurut kebanyakan orang, mostly mahasiswa lulusan ITB memiliki sikap seperti ini, kaku dan arogan.. semoga kita tidak termasuk ke dalamnya..

kopi.. ehmmmm harumnya sangat menenangkan bagi orang-orang yang memang menyukainya.. Nah, beda dengan telur yang mengeras ataupun wortel yang melunak.. Kopi adalah sifat orang yang ketika memasuki dunia baru, ia bisa menyesuaikan dirinya dan bisa mewarnai kehidupan di sekelilingnya dengan wangi kebaikan.. Dia bisa bercampur merata dengan baik.. Mau jadi kopi?

Nah,dari ketiga hal diatas, Anda tentu saja bisa memilih ingin menjadi seperti apa.. Karena hidup ini penuh dengan pilihan maka pilihlah hal yang terbaik menurut Allah..

jadilah kopi yang bisa berbaur dengan yang lain dan mampu mewarnai..

jadilah kopi yang selalu memberi keharuman dan kehangatan..

selamat minum kopi.. ^^

 

2000 itu susah lho….. November 13, 2009

Filed under: Belajar Menulis, Cerita-cerita — chrysanthee @ 8:20 AM
hari ini, 12 November 2009..
berjalan menelusuri jalan Babakan Siliwangi..
berdua bersama sahabatku..
Inilah Bandung yang dulunya hijau..
Inilah Baksil yang dulunya asri dan indah..
Sekarang??
Polusi, sampah, bangunan hampir roboh yang menghiasi..
Sayang.. sejuta sayang..
Hatiku merintih..
aku tidak bisa melakukan apapun..
Aku berjalan menuju salah satu sudut Babakan Siliwangi..
Menemui tumpukan botol-botol plastik, kardus, dan kertas..
Dingin, bau, Nyamuk,, semua bersatu bagaikan jalinan yang tak terpisahkan dari sebuah istana rongsokan..
aku memasukinya..
“Ada Megawati cantik kesini”, komentar seorang bapak tua yang telah lanjut usia..
Dengan tubuhnya yang kurus dan kecil ia membawa satu karung berisi botol plastik dan dus..
Kulihat seorang lain membantunya dan menimbang bawaan yang ia bawa…
Sejurus kemudian….
seorang pemiliki istana itu, memberi uang 2000 rupiah..
Teriris dan tertegun,, menyapa kami..
Begitu sulit ia mendapatkan uang dua ribu hingga ia harus berjalan jauh dan berkubang dalam sampah..
Sedih.. Sedih.. Astaghfirullah..
Mungkin sudah sangat sering aku melihatnya di layar TV..
Tapi,, ini begitu real dan dekat denganku..
Kemudian bapak itu, bercakap-cakap denganku..
Ia berkata, “kemana Baksil yang dulu? kemana Kotamadya? Dulu saya kerja disini, tapi sekarang saya jadi kayak gini..”
Begitu mengiris hati..
Apa yang aku lakukan dengan uang 2000??
Cukup untuk membeli 1 botol aqua..
Lalu bagaimana beliau hidup dengan cara seperti itu???
Saat masa tua yang harusnya ia nikmati.. Sirna di telan kehidupan pahit..
Semoga Allah senantiasa melindungi beliau dan memberi rezeki yang lebih di masa tuanya..
taken from ” catatan perjalanan ku”
 

Kumpul Syair September 26, 2009

Filed under: Cerita-cerita, Secercah Renungan — chrysanthee @ 7:51 AM
Tags: , , , , ,

“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu, sementara aku mengetahuinya, dan aku memohon ampun atas apa-apa yang tidak aku ketahui.”

Diriwayatkan dari Abu Ja’far Adh-Dharir, ia berkata : “Shalih bin Abdul Karim  berkata kepadaku (Muslim bin Yasar) :

Orang-orang yang menangis meneteskan air mata karena rindu kepada Allah di malam hari..

Mereka terus meneteskan air mata tanpa rasa jemu.. Sungguh bumi sangat merindukan mereka.. Berharap mereka sujud di atasnya..

Sulaiman bin Ma’bad mengucapkan syair tentang wafatnya Yahya bin Ma’in :

Apakah engkau merasa takut dengan apa yang terjadi pada zaman?

Kelalaian membuat air matamu bercucuran

Air matamu yang tersimpan akhirnya mengalir karena takut kemurkaan, membuatmu  terkadang menangis dan terkadang sakit..

Kedua matamu menyebabkan dirimu cemas dan berduka, seperti orang yang takut, demikianlah curahkan air matamu..

Curahkanlah air mata dan menangislah, dalam bermunajat kepada Allah, ketika hatimu dirundung duka…………………

Diriwayatkan dari Zuhair bin Nu’aim As-Suluuli, ia berkata : “Seorang laki-laki dari suku Al-Anbar sering menangis. Ia tidak pernah terlihat kecuali sedang dalam keadaan menangis. Lalu seorang saudaranya mencela kebiasaan tersebut dan berkata : “Semoga anda dirahmati Allah, mengapa Anda menangis dengan tangisan panjang seperti ini ?” Mendengar pertanyaan tersebut ia kembali menangis dan berkata :

Aku menangisi dosa dan besarnya kejahatan yang aku lakukan,

Maka sudah seharusnya bagi yang berdosa untuk menangis..

Seandainya tangisan menghilangkan kesedihanku, suatu kebahagiaan jika air mata yang tercurah disertai darah…

Diriwayatkan dari Muhammad bin Al-Husain, ia berkata : “ Aku pernah mendnegar abu Ja’far Al-Qaari menangis pada tengah malam sambil berkata :

Berusahalah terus untuk menangisi dosamu sepanjang masa,  sesungguhnya tangisan dapat mengobati luka..

Ingatlah terus dosamu sepanjang siang, karena dosa itu terus menyelimuti orang…

Diriwayatkan dari Bhar Abi Yahya, ia berkata : “Aku pernah mendengar salah seorang ahli ibadah berkata : “Menangislah seperti tangisan orang yang tahu bahwa ia tidak selamat kecuali dnegan tangisan dan kesedihan yang panjang.”

Kemudian beliau bersyair :

Siapa yang mencurahkan air matanya karena dunia…

Maka sesungguhnya kami mencurahkan air mata akbiat dosa yang kami lakukan….

Imam Ibnul Faradhi bermunajat kepada Allah dan mengatakan :

Orang yang tertawan oleh dosanya telah berdiri di depan pintu-Mu, berdiri dengan perasaan takut terhadap apa yang telah Engkau ketahui..

Takut terhadap dosa-dosa yang tidak tersembunyi atas-Mu sedikitpun, mengharap dari-Mu ampuna dosa dalam keadaan harap dan cemas..

Siapakah lagi yang diharapkan dan ditakuti selain diri-Mu, sungguh tiada satupun yang dapat menentang keputusan-Mu..

Ya Sayyidi, jangan Engkau hinakan aku pada catatan amalanku, Jika catatan itu dibentangkan pada hari  perhitungan catatan amal……………..

Imam Asy-Syathibi berkata :

Kalaulah mata ini bahagia, niscaya akan digenangi air mata

Akan tetapi kerasnya hati membuat air mata kering kerontang

Duhai celakanya umur yang terbuang dan berlalu tanpa makna………………….

Al-Imam Ats-Tsabt Mis’ar bin Kidaam berkata dalam wasiatnya kepada anaknya, Kidaam :

Aku hadiahkan nasihat ini kepadamu hai Kidaam

Dengarkanlah ayah yang menyayangimu

Tinggalkanlah senda gurau dan perdebatan

Itulah dua tabiat yang aku tidak suka dijadikan kebiasaan

Aku pernah merasakan keduanya dan aku mencela keduanya

Sebagai pendamping ataupun sebagai teman yang menyertai……

 

Episode 23 September 26, 2009

Filed under: Belajar Menulis, Cerita-cerita — chrysanthee @ 7:47 AM
Tags: , , , ,

Assalamu’alaykum, salamku pada orang-orang yang berada di sana.. Hem, ada Ummi, mbak Priya, Nina, mbak nisa beserta ananda tercinta syifa, dan t’nita.. Baru berlima pikirku… It’s okay, we will wait for them..

Hari ini jadwal ku untuk memasak bareng..
Jadi teringat sms dari Ummi, jangan lupa bawa daging cincang yah dua ons ( daging yang ku cari-cari sehabis ‘itikaf di salman Namun tak kunjung kudapatkan, akhirnya aku cincang deh di bantu Bunda di giling pake gilingan kacang.. hehehe maksa banget dah)

Ketika ku bertanya pada saudariku yang lain, Nina bawa minyak, Priya bawa bumbu dapur super duper kumplit deh, t’nita bawa si kembar bawang merah dan bawang putih, and mbak nisa bawa gula merah.. Hemh,, yang lain?? kami menunggu hingga hampir setengah jam… Hemh.. Jadi kepikiran, maksud Ummi minta bawain barang-barang neh apa yah???

Akhirnya, mbak ayu datang dengan sayur asem dan tempe titipan teh Uul (lagi sakit jadi ndak bisa datang),,, lama kali kita nunggu.. akhirnya mau tak mau kita juga harus memasak untuk buka bersama…

yang terkumpul

Tempe
Daging cincang 2 ons
Sayur asem 2 bungkus
Bawang merah n bawang putih seperempat
Minyak 1 kilo
Gula Merah
Bumbu dapur

Mulailah kita memikirkan mau dibikin apa yah??
Awalnya berencana mau bikin ayam madu, sayur asam, perkedel tempe daging, dan sambal, sama bikin sekoteng.. Tapi,, ayam belum dateng, yang ada cuma bahan sayur asem dan perkedel sama sambal.. Tapi lumayanlah walaupun tim sekoteng tak ada yang muncul hingga buka puasa (ada sih, teh hida tapi dia tak bawa bahan sekoteng.. hoho)..

Mulailah kita, merendos (pent. mengulek) berbagai bumbu..

step 1

saye bikin agar-agar di dapur
saudari-saudari memotong dan mencuci bahan di bawah instruktur teh nita

Perkedel Tempe Daging

Bahan :
Tempe 2 potong besar
Daging Cincang 2 ons
Bawang merah dan bawang putih serta bawang daun
Merica dan garam
Telur untuk kulit

Cara :
Potong tempe lalu rebus sekitar 10 menit
Cuci daging hingga bersih..
Iris bawang daun
ulek bawang dan bumbu tersedia (hindarkan penggunaan MSG)
Ulek tempe hingga halus lalu campurkan dengan daging dan bumbu lalu taburkan bawang daun
Bentuk perkedel bulat sesuai selera aNda
celupkan ke dalam telur yang telah di kocok lalu goreng hingga kekuningan..
Hemmmm Mantaps

Sayur asem

Bahan :
Sayur asam
Asam
Garam
Merica
Gula
bawang merah dan putih
Optional (Tomat)

Cara :
cuci bersih sayuran dan potong kecil-kecil
tumbuk bawang merah dan putih serta garam (lupa dikasih kemiri apa nggak yah??)
Panaskan air bersih hingga mendidih lalu masukkan sayuran
masukkan bumbu tunggu hingga empuk..
Ehmmm harumm.. kalo suka boleh ditambah merica..

Sambal

Bahan
Tomat, cabe, bawang merah, gula merah, garam

Cara
Cuci bersih semua bahan (kecuali garam n gula,, dicuci mah ilang donk)
goreng bahan yang dicuci
lalu ulek deh sampe lebut..

Pukul 17.20

Assalamu’alaykum
‘afwan telat…
Nih ada ayamnya.. (akhirnya mbak farya dateng…. ayam madu…. ayam madu… tapi jadinya na ayam goreng… tak sempatlah masak ayam madu).. Tiba-tiba muncul teh wiwi bawa ikan asin.. Di detik-detik terkahir bahan-bahan berdatangan..

Tapi sayang kita nggak jadi bikin sekoteng… Tim sekoteng tak muncul..
tapi tak apalah, dengan agar-agar dan kurma pun jadi.. apalagi makanannya bikinan sendiri.. pasti enak, lebih enak daripada makan di d’cost.. hehhe

sayur asem, ayam goreng, perkedel tempe daging, sambal, kerupuk (dibeliin ummi)

nikmatnya…..

setelah berbuka dengan yang manis dilanjutkan dengan shalat magrib lalu.. menyantap hidangan yang sedari tadi sudah melambai….

Alhamdulillah nikmat luar biasa..
Sambil bercerita.. ngalor ngidul.. tertawa bersama menyongsong suka dan duka.. lho..
Pokonya makan sambil nangis karena menahan tawa (Astaghfirullah, jangan ditiru, kita nih lagi belajar melawak.. hehe).. Bercerita apa yang akan kita masak untuk teman hidup kita kelak,, tau nggak yang akan aku masak??? hehehe tak penting.. sampai-sampai Ummi geleng-geleng kepala melihat tingkah kita… Padahal Dek syifa nangis mulu pengen cepet pulang kayanya yak mbak nisa? kangen abinya kali yah… hohoho
begitulah kehidupanku bersama teman-teman seperjuanganku di dakwah ini.. Kadang sedih gembira bangga terharu kecewa kesal.. dan berbagai rasa yang tersimpan dalam memori kehidupan kami masing-masing menyisakan sedikit celah kebahagian tersendiri di hatiku.. Kebahagiaan yang belum pernah ku temukan sejak ku jelajahi kehidupan kampus..

Nah, episode 23 Ramadhan udah selesai..
Mau tahu hikmahnya??

1. dari berbagai tugas yang kami dapatkan satu hal yang terbersit yaitu “Penerapan konsep amal Jama’i”. Dalam dakwah, amal jama’i merupakan hal yang penting.. Nah dalam episode ini saya mendapatkan hikmah bahwa setiap orang sekecil apapun amanahnya, sangat berarti dalam barisan dakwah.. sama halnya ketika kami mencoba membagi amanah dengan membawa bahan-bahan masakan, walaupun hanya membawa bawang merah dan bawang putih tapi keberadaan mbak nita sangat berarti bagi terciptanya masakan kami.. Memang kecil tapi jadi menentukan.. yah itulah kira-kiar hikmah pertama yang kudapatkan

2. Setiap pribadi manusia memiliki kekhasan tersendiri dan setiap mereka memiliki karakter tersendiri. ada yang periang pelawak hingga pendiem 1 bahasa kita (>=<) . Hal ini menunjukkan bahwa betapa Allah Mahaadil kepada setiap hambanya…

Nah sekian Episode 23 di Ramadhanku..
Betewe nama diatas cuma rekayasa tapi ceritanya fakta.. Jadi kalo ada kesamaan nama mohon maaf karena nama-nama itu memang pasaran di Indonesia.. lhoooooo

Ahad 13 September 2009, baru pulang dari acara di atas…

 

Episode 2 September 26, 2009

Filed under: Belajar Menulis, Cerita-cerita — chrysanthee @ 7:45 AM
Tags: , ,

Akhirnya hari penantian itu tiba….
Tepat tanggal 2 Ramadhan 1430H, hari dimana semua saudari-saudara di SMAN I Bandung yang tergabung di pengurus IKARIS (Ikatan Remaja Islam) 2007 kumpul ………..
Senangnya bukan kepalang, ketemu saudari-saudariku yang telah lama tak jumpa..
Ceritanya nih, kita mau buka bareng di rumahnya Pak Taufikurrahman (ayah saudariku tentunya, tak mungkinlah kalo tak kenal tiba-tiba ngacak-ngacak rumah beliau, hehe peace Na)..
Truz dari tim acara akhwat (Ajeng, Nana, ama aku (mereka salah pilih orang ya Jeng?)) ngusulin ikhwan aja yang masak (ide gilaku dilakukan juga).. akhwatnya bikin ta’jil.. Sepakatlah tim acara ikhwan yang single fighter (ya nggak San?)..

Hari itu kita berangkat masing-masing, ada yang langsung ke rumah Nana di bojongKoneng ada juga yang janjian di Salman (Grini Hida Susye, ‘afwan yah aku tak jadi menemanimu karena ada SU Mata’ n tiba-tiba harus dateng rapat dadakan TKK-G walau cuma 15 menit).. Truz akhirnya aku pergi bareng Ajeng (hoho tim acaranya kagak bener yang ada di TKP cuma Nana doang),, sambil kebingungan sepanjang jalan kenangan (lhooo), mikirin kita mau bikin apa buat buka??? Jadi merasa bersalah sama Ihsan, kita kan udah bilang mau bikin ta’jil….. Wdauh kek mana ini?? Akhirnya tiba-tiba sms itu pun muncul, “Jeng lo beliin es cendol aja yah”… yah nggak jadi bikin Es buah donks….. Tapi mau gimana lagi, nyampe ke rumah Nana Jam 5 kurangan.. padahal sih sempet kok kalo bikin es buah…

Nah Pas beli es cendol, kita berdua diketawain sama si emangnya dibilangin ” Bade dijual neng? (Mau dijual mbak?)” kita ketawa-ketawa aja.. Mana bawanya berat pula.. (Astagfirullah banyak mengeluh)..
Tibalah kita di rumah Nana, kita berdua Udah kaya selebriti yang dinanti kedatangannya.. Bukan karena kecantikan kita , melainkan karena keterlambatan kita… hehehe
Harum wangi masakan udah tercium.. Nampak Lezat.. Kutengoklah orang-orang yang datang dan kupeluk mereka (akhwat doang yah).. Dan mataku tertuju pada sesuatu yang membuatku terhenyak “What amazing and marvelious !!” .. Ikhwan masak se…… Subhanallah.. Amazing and benar-benar diluar perkiraanku..
Mau tau bikin apa?
Zupa zups (ntahlah namanya apa)
Tahu punir
Tumis tahu cabe kecap (masak Ikhwan beli kecap Inggris.. Mahal kali.. ^_^)
Sayur sop (isinya aneka ragam….)

Tapi tentunya semua ikhwan yang dateng nggak masak semua itu, mereka bawa chef segala (hehe.. Namanya Windra temen sekolah juga, tapi dia ahli masak soalnya kuliah tentang masakan.. Thanks ya windra.. mantaps)

Hehmmmm Jadi malu n ga enak nih.. Akhwat bikin apa donk?? (Teringat sebuah tulisan di blog temen yang mengisyaratkan “Akhwat itb nggak bisa masak”).. yah nggak apa-apalah kali-kali ikhwan yang masak…(membela diri hehe)

Akhirnya kita ngobrol ngalor ngidul ngulon ngetan (apa coba artinya?) tapi benar-benar dingin nggak ada pembicaraan ikhwan akhwat, yang ada akhwat-akhwat ikhwan-ikhwan sampai tiba waktunya berbuka..

Truz kita shalat…
Truz kita makan zupa zups (rasanya menggoda,, udah kaya makan bubur lemu pake ayam).. Tahu punirnya diabisin sama akhwat.. (tapi aku nggak nyicipin,, huhu nggak ada itsar soal makanan yah?? hehehe.. Sampai ada ikhwan yang bilang, saya yang bikin ko saya nggak makan.. hoho (iaya nggak sih ngomong kayak gini?? perasaan ada yang bilang tapi lupa siapa))

Truz aku sih nyuci piring ngegantiin Sandi sama Ihsan (kasian dari tadi kayaknya mereka nyuci mulu aku liat.. haha sabar yah)..
Acaranya harusnya pas ba’da Ashar itu ada sharing, tapi baru dibuka sebelum magrib.. Pas sesi cerita-cerita, Ihsan yang mimpin ntahlah aku tak tau dia bicara apa, yang pasti pas itu aku lagi nyuci piring sama Iyya n Ajeng lagi tilawah sambil nunggu oven.. (oven ko ditungguin ??)..

Walaupun mungkin tujuan nya nggak nyampe.. emang tujuannya apa?? tapi Subhanallah luar biasa.. Bahkan acara ini berlangsungpun sudah merupakan suatu berkah yang tak terkira.. soalnya taulah Kita udah punya kehidupan masing-masing di tempat masing-masing jadi mungkin sulit untuk berkumpul bersama seperti pas SMA dulu, yang ngurusin acara bareng-bareng (yang ada acara perang dingin ikhwan akhwat.. so sweet, really.. The best memory.. Belum pernah kutemukan karakter suatu kepengurusan kayak begini di kampus…  )

Setelah semua makan berkecukupan sesuai kapasitas masing-masing.. Kita pulang deh, akhwatnya dianterin sama ikhwan pake mobil (awas aja kalo pake motor, takkan kubiarkan itu terjadi.. Pulang lewat magrib saja sudah membuat emosi jiwa yang terpendam.. hehehe lebay).. Semua berpamitan dan pulang ke rumah masing-masing membawa sejuta hikmah di Ramadhan kali ini..

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru (dakwah di jalan)-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya, dan penuhilah dnegan cahaya-Mu yang tidak akan pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah dengan Ma’rifah kepada-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Amin.. dan semoga shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada Muhammad, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya..

Special thanks to Nana our host (Maaf ngberantakin rumahmu na… ) Buat Ajeng yang rela menungguku rapat selama 15 menit dan membawaku dengan motornya membeli cendol.. hehe. Buat Iyya yang udah nyicipin masakan biar kerasa enak (menyediakan makanan buat yang puasa hoho). Buat Susan yang rela datang demi bertemu kita walaupun baru sembuh.. Buat Diah ( kaput Ikaris 07), Shasha (ciee makin cantik aja pake jilbab), Chie ( Nggak bosen yah kita ketemu mulu, untung nggak sekelas, gawat kalo kita sekelas lagi di TL..), Grini (akhwat sanguin yang super duper supel, gimana kabarnya bu Guru?), and Hida (hello sist, you are beautiful if you wear underrock.. ke kampus kali-kali pake rok dong.. sukses yah meteorologer)thanks for coming n nyicipin masakan ikhwan.. gimana enak nggak?? hehe..

Truz makasih juga buat Ihsan yang udah mau ngordinir temen-temen ikhwan yang lain, yang udah capek-capek rapat tapi nggak ada akhwat yang dateng (‘afwan yah) buat Sandi ama Faisal juga.. Truz buat Arkan (baru tahu anak Elektro bisa nyuci piring juga.. hehe makasi udah bantu beres2), buat Jaka, Winardi (anak SBM yang super duper sibuk buat nyiapin TA sempet juga datang), Rico (makasi udah nganter akhwat yah), Eka, Hendra, ada yang belum kesebut (short memory mendadak ini hehehe)…

Dan makasi untuk semua kerabat kerja yang bertugas..

Cerita ini fakta tapi ada beberapa yang disensor.. Nama, tempat, dan kejadian pun bukan rekayasa.. Semoga menghibur.. dan temukan hikmah dibalik ceritanya..

Jum’at 25 september 2009 20:29 WIB (sebenarnya lagi ngerjain T.P.A.M.. tapi keburu pusing n nggak tau ngerjainnya gimana jadi iseng nulis ini, biar bisa diupload ke blog)